Profesi : Ibu rumah tangga!
Abis membaca artikel “Menjadi Ibu Rumah Tangga, Mengapa Harus Malu??“
berikut kutipannya:
Ditangan ibulah masa depan generasi sebuah bangsa.Karena itulah islam sangat menghormati dan menghargai profesi ini. Kenyataan yang tidak bisa di pungkiri bahwa kedudukan ibu tiga kali lebih tinggi dibandingkan sang ayah.2
Karena Islam melihat tanggung jawab yang berat yang di emban seorang ibu, itu menandakan bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga adalah profesi yang mulia dan sangat terhormat. Lalu mengapa kita masih malu ya ukhti?? Ayo,..angkatlah wajahmu dan katakan dengan bangga bahwa aku adalah seorang “ibu rumah tangga!!” sebuah profesi yang sangat berat dan tentu saja pahala yang sangat besar Allah sediakan untukmu. Al-jaza’u min jinsil amal artinya balasan tergantung dari amal/perbuatan yang ia lakukan.Semakin berat atau sulit sebuah amal dilakukan seorang hamba maka pahala yang akan didapatinya pun semakin besar. Wallahu a’lam bisshawwab.
Komen saya (waktu postingan ini dipublish sih masih menunggu moderasi…) > sudah saya edit untuk keperluan publikasi di blog ini.
tyka » November 12th, 2009 » 10:48 pm berkata,
KOmentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
assalamualaikum semua.
saya sampai sekarang belum kesampaian menjadi Fulltime Housewife. Masih disambi bekerja diluar rumah. Tapi besok-besok insyaallah kalau keinginan saya menjadi IRT sudah kesampean dan ada yg bertanya kepada saya, apa pekerjaan saya…. saya akan menjawab dengan tersenyum:
“Saya adalah Ibu Rumah Tangga yang rangkap jabatan sebagai:
Staf Ahli di bidang Keuangan (Direktur Keuangannya dipegang Suami).
Manajer Pembelian/ Personal Buyer (alias tukang belanja)
Psikolog
Perawat
Guru Privat aka Pendidik Anak
Chef
Home-maker [pengurus rumah tangga]…..”
nah, jabarkan semua rangkap jabatan / jobdesc diatas, supaya orang yg bertanya itu tahu bahwa menjadi IRT itu adalah pekerjaan yg MULIA yang tidak gampang
hehehe… jawaban diatas tentu tidak bisa diberikan kepada semua orang yg bertanya. cukup kepada teman/kerabat dekat yang tidak akan tersinggung mendapat penjabaran diatas
maap bila ada salah2 kata,
wassalam




on November 12, 2009 on 5:44 pm
aku pernah nulis soal ini di ngerumpi. ntar aku cari lagi artikelnya. ada istilah keren buat profesi ibu rumah tangga, tapi lupa
ndutyke: aku sdh join di ngerumpi.com tapi blm dapet feel-nya. lagian aku ini blogger individualis yg sukanya nulis tp males bergaul dgn sesama bloggers, wew =______+
on November 12, 2009 on 5:49 pm
nah. ketemu. nama profesinya Research Associate in the field of Child Development and Human Relations
ndutyke: keren nama jabatannya ya, ixixi….
on November 13, 2009 on 2:11 am
peran seorang ibu rumah tangga, sangatlah besar. yah, itulah yang menyebabkan ptofesi itu menjadi sebuah tanggung jawab yang cukup berat
ndutyke : lalu kenapa banyak yg sepertinya ‘lari’ dari tanggung jawab itu ya? dan malah menyerahkan anak kepada pembantu dan babysitter….
on November 13, 2009 on 9:29 pm
seorang ibu yang memberikan banyak waktu untuk anak2nya biasanya menghasilkan anak yang lebih baik drpd ibu yg memberi sedikit waktu aja.. jadi dampak ibu ke anak itu besar banget.
salam kenal yah!
ndutyke : salam kenal mbak. insyaallah jika seorang ibu bertekad mendidik anaknya, maka yg terbaiklah yg didapat
on November 14, 2009 on 3:05 am
dari perhatian yg mbak berikan terhadap hal2 semacam ini, tampaknya mbak sudah siap jadi ibu rumah tangga…
ndutyke : insyaallah dek…
on November 16, 2009 on 1:00 am
hebat yah yang bisa kaya gitu,
saya suka kagum loh mba tyke
tapi masih belajar, lah nikah aja belum hihihihi
ndutyke : selamat belajar jeng!
on December 10, 2009 on 3:37 am
susah juga mba tyke untuk bisa menjadi IRT yg ‘tepat’ belum lagi kalo hasil suami ga bisa nyampe sama keperluan, jadi ikutan gawe dech… ‘n alamat ninggalin anak.
on December 17, 2009 on 6:35 am
salam kenal mbak

saya seorang IRT 2 anak, 1 suami
saya bagga
saya tidak rela melepas masa-masa perkembangan emas mereka
saya juga bisa menjemput rejeki dari rumah
kita semua bisa ! moms rule !