03
Nov
09

Memadamkan Kebakaran

Sekedar bertanya:

Kalau ada kebakaran di halaman belakang rumahmu, katakanlah karena kecerobohan sang tukang kebun dalam membakar gundukan rumput kering dan bodohnya tu tukang kebun tak sengaja menumpahkan bensin di gundukan rumput kering tersebut . Uh, mana ini musim panas dengan sedikit angin yang bisa semakin membara-kan api kebakaran tersebut.

Apa yang akan kamu lakukan untuk memadamkan api, sementara persediaan air terbatas?

1) Memanggil PMK dan menunggu dengan pasif (hanya bisa menatap kobaran api) dengan resiko menunggu lama dan mungkin kebakaran akan merambat ke seluruh bagian rumah?
2) Memanggil PMK tapi sembari mengambil air seember demi seember dari kamar mandi di dalam rumah? (Anggaplah tidak ada keran di halaman). Sungguh melelahkan mondar-mandir mengambil air dengan menggunakan ember! (Anggaplah hanya satu-dua orang yg membantu).

Nah, jika niatanmu ingin memadamkan api, tapi hal dibawah ini yang kamu lakukan, kira-kira apa yang akan terjadi?

Instead of mengambil air seember demi seember untuk memadamkan api, kamu malah melempari api tersebut dengan kertas-kertas atau majalah dan koran. >>>> Air-nya bakalan mati atau malah tambah garang karena ketambahan ‘bahan bakar’??

Prinsip itulah yang harus kita semua pikirkan dalam penyelesaian masalah. Saat ada masalah yang lumayan membara (seperti layaknya api di kebun/halaman belakang), apa yang kita pilih untuk lakukan?

‘Menyiramnya dengan air’?
Atau……..

‘menambah bahan bakarnya sehingga api semakin berkobar dan akhirnya semakin sulit untuk memadamkannya? Semakin banyak kerusakan yang ditimbulkan?’


4 Responses to “Memadamkan Kebakaran”


  1. November 3, 2009 at 11:43 pm

    tentunya berusaha mencari jalan keluar sebelum ada orang lain yang ‘menyulutnya’ menjadi semakin besar :D

    ndutyke: aku setuju!

  2. November 5, 2009 at 10:56 pm

    minta tolong sama tetangga bantuin madamin apiii hehehe bener gak tuh mba tike..?

    ndutyke: bener banget. kalo ga bisa madamin sendiri ya teriak2 minta tolong dong! hehehe…

  3. November 6, 2009 at 11:40 pm

    ada apa nih ?? siapa yang rumahnya kebakaran ?? hehehehe

    siapa sih yang nggak mau masalahnya cepet selesai, yang pasti kalo aku, aku bakalan panggilin seluruh tetangga untuk bantuin aku, seperti kalau aku menghadapi masalah, aku bakalan minta orang-orang terdekatku untuk bantu aku … that’s just natural :D

    ndutyke: yeah…

  4. November 7, 2009 at 9:20 am

    kalo ada kebakaran dan stok air terbatas maka saya akan mengambil air dari kali, got, kolam terdekat dan menghubungi helikopter pemadam kebakaran hehehehe

    ndutyke: got? bau dong :D


Leave a Reply




Sekilas Info

Blogger 27 tahun yang jarang blog-walk tapi lumayan rajin menulis. Menikah dan hidupnya di Surabaya lumayan bahagia dengan suaminya yang gamteng dan berjenggot itu. Belum punya anak dan cuma bisa senyam-senyum kalo ditanyain, "Kapan punya anak?" Gendut, humoris dan agak norak. Akan senang sekali kalo kamu menraktirnya makan ayam krispi dan eskrim coklat ^^

Shoutbox

Klik SHOUTBOX >>disini<<. Tentang blog ini & penulisnya ada >>disana<<

The image at the header is taken from Getty Images

My others:
** @ herKITCHEN
** My photos @ Multiply
** @ twitter
** Ngumpulin cerita lucu @ LAMBE SUROBOYO!.

Free Domains at .co.nr


Help yourself! Tabungan Hari Akhir (insyaALLAH)

Paket pernikahan adat Bugis-Makassar

For more information, send email to tyka82@yahoo.com atau klik multiply-ku!. Contoh foto ada disini :) dan disana ;)

quotwitterTYKE

Archives

Categories

Count you in!

  • 19,557 visits